KESELAMATAN KERJA
Keselamatan kerja
Apa yang dimaksud dengan
keselamatan kerja
Adalah usaha atau
tindakan yang dilakukan oleh manusia / orang untuk dapat melaksanakan pekerjaan
dengan aman tanpa mengurangiproduktivitas dalam suatu pekerjaan yang berkaitan
dengan :
o Manusia
o Peralatan / barang
o Lingkungan
Mengapa keselamatan
kerja perlu dilaksanakan
Karena pada dasarnya manusia ingin selalu sehat, aman dan
bahagia dalam hidupnya ( tidak ingin celaka dan menderita )
Apa manfaat keselamatan
kerja
v Menjauhkan bahaya
kecelakaan dan kerugian
v Menjamin hasil dan mutu
kerja yang baik
v Memberikan keuntungan
bagi perusahaan dan, diri sendiri, keluarga dan masyarakat
v Dapat menunjang
produktivitas
v Keselamatan kerja
Siapa
yang bertanggung jawab atas keselamatan kerja
1.
perusahaan
Pihak perusahaan berkewajiban
untuk selalu mengingatkan karyawan akan pentingnya keselamatan kerja yang dapat
merugikan semua pihak secara berkala dan konsisten
Apabila terjadi
kecelakaan kerja maka pihak perusahaan tidak boleh lepas tangan dan harus
bertangung jawab menurut ketentuan yang berlaku yaitu uu no.1 tahun 1970
tentang keselamatan kerja beserta peraturan pelaksanaannya
2.
Karyawan
Bagi karyawan sendiri
masalah keselamatan kerja juga merupakan bagian tanggung jawabnya agar selalu
berusaha untuk bertindak aman dalam bekerja
3.
Pemerintah
Pemerintah (departemen
tenaga kerja ) berkewajiban melindungi karyawan / tenaga kerja melalui
peraturan perundang undangan baik mengenai pola hubungan kerja antara
pengusaha-karyawan yang saling menguntungkan termasuk hak-hak karyawan jangan
terabaikan
Apa yang dimaksud dengan
kecelakaan kerja
Adalah peristiwa atau kejadian yang tidak direncanakan dan tidak
diduga sebelumnya dan tidak diinginkan yang mengakibatkan kerugian antara lain
:
·
peralatan atau material ( mesin, alat, bangunan )
·
manusia ( cidera mati )
·
lingkungan kerja
Hal-hal apa yang dapat
mengakibatkan kecelakaan kerja
·
kondisi tidak aman
·
tindakan tidak aman
·
diluar kemampuan manusia
Apa saja yang termasuk
kondisi tidak aman ?
( hasil peneltian 10 % )
v Medan kerja
o Licin, hujan, berkabut,
terjal, miring, gambut dll
v Peralatan
o Peralatan tidak dalam
keadaan laik operasi atau peralatan yang tidak tepat guna
v Alat keselamatan kerja/
pelindung diri :
o Tidak ada kerangka
pengaman di unit peralatan dan atau tidak memakai alat pelindung diri
Apa saja yang termasuk
tindakan tidak aman ?
( hasil peneltian 88 % )
v Cara kerja yang salah
v Menggunakan alat/
peralatan yang tidak tepat
v Melakukan gerakan yang
membahayakan
v Tidak menggunakan alat
keselamatan kerja/ perlindungan diri
v Bekerja sambil bercanda/
main-main
v Tidak disiplin
Apa saja yang termasuk
tindakan diluar kemampuan manusia ?
( hasil penelitian 2 % )
v
Nasib/ musibah
Jenis kecelakaan apa
saja yang sering terjadi
v Terjatuh
v Terpeleset
v Terbentur
v Terjepit
v Tertimbun
v Tergilas
Hal-hal apa saja yang
membantu terjadinya kecelakaan
v Sifat mental
v Tidak disiplin
v Perhatian terhadap
keselamatn kerja kurang
v Kordinasi/ kerja sama
kurang
v Ugal-ugalan/ sembrono
v Reaksi lamban
v Dibebani target produksi
v Emosional ( gugup,
pemarah )
v Tidak mau mendengar
peringtan dari orang lain
v Sistim pengawasan kurang
baik
v Instruksi atau tanda
peringatan tidak ada atau kurang
v Pengawasan dari atasan
kurang
v Pengetahuan tentang
keselamatan kerja kurang
v Manajemen kerja yang
kurang baik
Apa akibat kecelakaan
kerja
v Cidera/ cacat badan,
meninggal dunia
v Kerusakan/ kehancuran
peralatan
v Penderitaan keluarga
v Kerusakan atau
pencemaran lingkungan
v Produksi terganggu/
terhenti
v Perusahaan bangkrut
Kecelakaan dapat
dicegah/ dikurangi dengan
Kesadaran tentang
pentingnya keselamatan kerja
Pengawasan ( atasan,
sesama teman )
v Disiplin kerja
v Pendidikan dan pelatihan
v Peraturan dan sanksi
bila dilanggar
v Ketelitian kerja
v Memakai alat keselamatan
kerja
v Waspada terhadap hal-hal
timbulnya kecelakaan
v Penghargaan bagi yang
bebas kecelakaan
Apakah disiplin kerja
itu
Yaitu sikap atau perilakku seseorang untuk taat dan patuh untuk
melaksanakan peraturan/ ketentuan yang berlaku dilingkungan kerjanya
Apa yang dimaksud dengan
kesehatan kerja ?
Adalah hal-hal umum yang berhubungan langsung dengan masalah kesehatan
dan keselamatan kerja secara menyeluruh
Hal-hal apa yang
termasuk kesehatan kerja
v Usaha pencegahan
v Usaha pengobatan
v Kebersihan lingkunngan
dan tempat kerja
Apa yang dimaksud dengan
tempat/ lingkungan kerja ?
Adalah ruang lingkup atau lapangan, tertutupatau terbuka,
bergerak atau tetap yang menjadi tempat bekerja beserta fasilitas dan sarana
kerja termasuk hal-hal yang mendukung suasanaya kerja lainnya
Apa saja yang termasuk
tempat kerja bagi seorang operator
v Peralatan
v Lingkungan sekitarnya
Apa saja syarat aman
bagi sebuah tempat kerja
Peralatan
v Terdapat bagian/
kerangka pelindung
v Diusahakan selalu dalam
kondisi baik dan siap dipakai
v Terdapat tanda
peringatan pada unit peralatan yang harus dipatuhi (danger, caution, warning,
notice, penting)
v Pastikan terdapat tabung
pemadam kebakaran dan dapat menggunakannya
v Pastikan ada kotak p3k
v Bersih dari minyak yang
berceceran serta kabel kelistrikan yang terisolasi rapi
v Kesehatan kerja
Lingkungan kerja
v Bebas dari hal-hal yang
dapat menimbulkan penyakit seperti : debu, gas beracun, bising dll
v Simpan bahan bakar dan
oli dengan aman
v Jaga kebersihan
lingkunngan
v Bebas dari bahaya
terkena aliran listrik
v Terdapat rambu-rambu :
peringatan, bendera, patok dll
v Mendapat dukungan
masyarakat sekitarnya
Rambu-rambu
keselamatan kerja
Danger ( bahaya )
Artinya sebuah peringtan akan adanya bahaya yang mengancam (
sangat dekat ) dan dapat mengakibatkan cidera berat bahkan kematian jika
petunjuk tidak dilaksanakan dengan baik
Warning ( peringatan )
Artinya sebuah peringatan akan adanya keadaan bahaya yang potensial
yang jika tidak dihindari dapat mengancam dan bisa mengakibatkan cedera berat
bahkan kematian
Caution ( perhatian )
Artinya sebuah peringatan yang mengingatkan adanya situasi
bahaya yang jika tidak dihindari dapat mengakibatkan kecelakaan kecil atau cidera
berat
Selain tanda peringatan
hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh seorang operator
v Bacalah dengan seksama
segala perintah leselamatan didalam buku manual maupun yang terpasang pada
peralatan
v Gantilah dengan segera
apabila tanda keselamatan hilang atau rusak
v Pelajarilah dengan
seksama cara mengoperasikan peralatan dengan benar dan aman serta hanya
dibenarkan kepada mereka yang terlatih
v Jaga dan rawatlah
perawatan anda dalam kondisi siap pakai dan jangan sekali-kali merubah mesin,
merusak kegunaan atau keselamatan karena berdampak terhadap umur pemakaian
v Jangan berani mengambil
resiko jika anda tidak yakin dalam bertindak
Apa saja alat pengaman /
pelindung diri standar bagi seorang operator
v Helmet
v Sepatu pengaman
v Kaca mata pengaman, goggles
/ pelindung muka
v Sarung tangan
v Pelindung telinga
v Masker / respirator
v Pakaian kerja ( bahan
katun )
Pertolongan pertama pada
kecelakaan ( p3k )
Apa yang dimaksud dengan
p3k
Adalah tindakan pertolongan pertama kali dilakukan terhadap
penderita segera setelah terjadi kecelakaan kerja sebelum dibawa keklinik atau
rumah sakit terdekat
Apa tujuan p3k
v Meringankan rasa sakit
sipenderita
v Mencegah kemungkinan
infeksi terhadap luka
v Mencegah bahaya cacat
yang lebih parah
v Pada penderita yang
pingsan atau pendarahan yang hebat dapat dicegah keadaan yang fatal / kematian
Hal-hal apa saja yang
perlu dipersiapkan ?
Pelatihan tentang cara penanganan / tindakan p3k kepada semua
karyawan secara bergiliran dengan tujuan agar setiap orang mampu melakukan
tindakan dengan benar dan cepat, termasuk menangani tindakan kebakaran
Menyediakan kotak obat
berisi berisi lengakp, tabung pemadam kebakaran pada setiap unit peralatan
Isi kotak obat antara
lain :
v Obat merah / betadine
v Obat anti infeksi
v Abat anti septic
v Obat luka bakar
v Kain kasa
v Kain perban
Bagaimana cara
memberikan pertolongan pertama yang benar
v Bersikap tenang dan
jangan gugup
v Perhatikan baik-baik
keadaan penderita
v Pindahkan hati-hati
sipenderita ketempat yang lebih aman dan barngkan
v Lakukan tindakan yang
benar sesuai kondisi penderita
v Tindakan apa yang
dilakukan jika penderita mengalami luka pendarahan
v Bagian tubuh yang luka
ditinggikan
v Hentikan pendarahan
v Bersihkan luka dari
kotoran dengan rivanol
v Oleskan abat merah /
betadine dan balut
v Jika parah cepat bawa ke
dokter
Tindakan apa yang
dilakukan jika penderita mengalami pingsan / sock, coma
Gejala
v Muka pucat dan dingin
v Penderita tidak bergerak
/ lemas
v Penderita tidak ada
reaksi jika diberi rangsangan
v Pernapasan dan denyut
nadi lemah
Pertolongan
v Baringkan penderita
ditempat teduh dan segar
v Pakaian dilonggarkan
v Tenangkan bila gelisah
dan jangan ditinggal sendirian
v Cepat bawa kedokter atau
rumah sakit terdekat
Tindakan apa yang
dilakukan bila penderita mengalami patah tulang
Gejala
v Penderita tidak dapat
menggerakkan bagian badan yang patah
v Disekitar tempat yang
patah terlihat bengkak
v Pada patah tulang
terbuka kulit dan daging robek dan ujung tulang keluar
Pertolongan
v Pada patah tulang
terbuka pakaian dibuka / dirobek agar bisa dibidai dan dibalut
v Hentikan pendarahan
v Anggota badan yang patah
ditinggikan
v Cepat bawa kedokter atau
rumah sakit terdekat
Cara membidai
v Bidai harus sampai kedua
sendi tulang yang patah
v Bidai agar dialasi
supaya tidak menambah rasa
v Jumlah ikatan harus
cukup dan tidak terlalu kencang
Tindakan apa yang
dilakukan jika penderita mengalami luka bakar
v Hapuskan kekuatan dari
bahan yang membakar
v Oleskan livertan salf
v Tutup luka dengan
menggunakan kasa seteril
v Cepat bawa kedokter atau
rumah sakit terdekat
Alat pemadam kebakaran
Hal-hal apa saja yang
dapat menimbulkan bahaya kebakaran
v Hubugan pendek listrik
pada peralatan
v Oli / minyak solar,
sampah yang berceceran
v Adanya ledakan
v Membuang puntung rokok
sembarangan
v Terjadi over heating
pada peralatan
v Waspada terhadap
pekerjaan pengelasan
v Sumber api lainnya
Hal-hal apa saja yang
dapat mencegah timbulnya bahaya kebakaran
v Cegah dan jauhkan bahan
bakar, oli dari api, pastikan mesin dari kotoran yang mudah terbakar
v Hati-hati dari percikan
api pengelasan, hindari pemansan dekat saluran / pipa zat cair ( gas ) yang
bertekanan
v Periksa secara berkala
kabel kelistrikan, dan kencangkan bila kendor
v Hindari permukaan
battery dari api
v Periksalah kebocoran
bahan bakar atau oli
v Pastikan alat pemadam
dalam keadaan baik, dan yakinkan semua orang dapat menggunakannya
Semoga dapat bermanfaat
untuk rekan-rekan semua khususnya
Sumber
Komentar
Posting Komentar